Cari Blog Ini

Jumat, 26 April 2013

SADAR LITURGI (bagian 1)


Memasuki Bulan Mei:
Bulan  Mei  adalah Bulan Liturgi Nasional (BLN).diharapkan supaya selama bulan Mei Liturgi mendapat perhatian lhusus:didalami, dirangcang, dan dilaksanakan dengan lebih baik. selama Bulan  Mei ,Blog Gereja Katedral Makassar akan memberikan beberapa artikel tentang Liturgi. semoga bermanfaat

Perayaan Ekaristi adalah perayaan KEHADIRAN Tuhan Yesus dan seluruh karya penebusanNya secara sakramental dalam Gerejanya (umat beriman). Sebagai perayaan kehadiran Tuhan, kitabisa memahami makna setiap bagian dari Perayaan Ekaristi.

Hal-hal yang perlu dipersiapan sebelum merayakan perayaan Ekaristi : 
Untuk menerima Kristus dalam komuni Ekaristi harus berada dalam keadaan rahmat. Kalau seorang sadar bahwa ia melakukan dosa berat, ia tidak boleh menerima Ekaristi tanpa sebelumnya menerima pengampunan di dalam Sakramen Pengakuan Dosa.
Sebagai persiapan menyambut Sakramen ini, umat perlu memperhatikan pantang yang
diwajibkan Gereja (puasa 1 jam sebelum misa)
Tingkah laku dan pakaian yang pantas supaya terungkap penghormatan, kekhidmatan dan kegembiraan yang sesuai dengan saat dimana Kristus menjadi tamu kita.

AIR SUCI, Hal pertama yang dilakukan oleh umat Katolik pada saat mereka memasuki gereja : mencelupkan tangan kanan mereka ke dalam AIR SUCI dan membuat tanda salib. Ritual ini bertujuan untuk mengingatkan kita akan Sakramen Baptis. Kita dibaptis dengan air dan ditandai
dengan tanda salib. Juga sebagai simbol pembersihan rohani agar layak merayakan ekaristi.

BERLUTUT : Umat Katolik berlutut untuk menghormati altar dan menghormati kehadiran Kristus
dalam Tabernakel sebelum duduk di bangku gereja. Altar dihormati karena altar melambangkan tempat Yesus sendiri. Yesus yang telah wafat dan bangkit akan hadir di atas altar, Dia akan memberikan diriNYa kepada umat berupa makanan dan minuman. Sebagai lambang salam dan penghormatan kepada Kristus Sang Tuan Rumah,

MUSIK; NYANYIAN amat penting dalam liturgi. MUSIK yang menjadi sarana untuk memuliakan
Allah. NYANYIAN, melalui syair lagu, umat dibantu untuk mendalami misteri Kristus. Umat diajak untuk berpatisipasi aktif untuk bernyanyi dalam perayaan ekaristi.  Pemimpin Upacara: Hanya imam yang ditahbiskan secara sah dapat memimpin upacara Ekaristi dan mengkonsekrir roti dan anggur supaya menjadi tubuh dan darah Kristus.
Sumber: Iman Katolik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar