Cari Blog Ini

Memuat...

Senin, 27 Oktober 2014

KISAH SEBUAH POHON APEL

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - KISAH SEBUAH POHON APELSuatu ketika, hiduplah sebuah pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu. Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. "Ayo ke sini bermain-main lagi denganku," pinta pohon apel itu. "Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi," jawab anak lelaki itu. "Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya." Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf aku pun tak punya uang... tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu." Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih. Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang . "Ayo bermain-main denganku lagi," kata pohon apel. "Aku tak punya waktu," jawab anak lelaki itu. "Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?" "Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah. Tapi kau boleh menebang ....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

101 CARA MENGATASI STRESS COURTESY OF THE TRIPLER ARMY MEDICAL CENTER, HONOLULU, HAWAII

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - 101 CARA MENGATASI STRESS
  COURTESY OF THE TRIPLER ARMY MEDICAL CENTER, HONOLULU, HAWAII 
  Bangunlah 15 menit lebih awal Mempersiapkan untuk pagi malam sebelumnya Hindari pakaian ketat Hindari bergantung pada bahan-bahan kimia Atur janji ke depan Jangan mengandalkan memori Anda ... tuliskanlah Praktekkan pemeliharaan preventif Membuat duplikat kunci Berkata "tidak" lebih sering Menetapkan prioritas dalam hidup Anda Hindari orang-orang negatif Menggunakan waktu dengan bijak Sederhanakan waktu makan Selalu membuat salinan surat-surat penting Mengantisipasi kebutuhan Anda Perbaiki apa pun yang tidak bekerja dengan benar Meminta bantuan untuk pekerjaan yang tidak Anda sukai Bagilah tugas besar menjadi bagian kecil yang dapat dikerjakan Lihatlah masalah sebagai tantangan Lihatlah tantangan yang berbeda Variasikan hidup anda Senyum Bersiaplah untuk hujan Menggelitik bayi Pelihara anjing yang ramah / kucing Tidak harus tahu semua jawaban Ambil hikmah dari segalanya Katakanlah sesuatu yang baik untuk seseorang Mengajarkan seorang anak untuk terbangkan layang-layang Berjalan dalam hujan Jadwal waktu bermain dalam setiap hari Mandi dengan sabun gelembung Sadar akan keputusan yang Anda buat Percayalah pada diri sendiri Berhenti mengatakan hal-hal negatif pada diri sendiri Visualisasikan diri Anda menang Kembangkan rasa humor Berhenti berpikir besok akan menjadi lebih baik hari ini Memiliki tujuan untuk diri sendiri Menari Katakanlah "halo" kepada orang asing Mintalah seorang teman untuk memeluk ....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 24 Oktober 2014

BAHASA ANEH -- DONGENG DARI NEGERI SWISS

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - BAHASA ANEH -- DONGENG DARI NEGERI SWISSDahulu kala hiduplah di Negri Swiss sebuah keluarga bangsawan. Mereka hanya memiliki seorang putra tunggal. Tapi, Putranya itu bodoh dan malas belajar. Lalu berkatalah Ayahandanya kepadanya,“ Putraku yang terkasih, Engkau harus pergi dari sini. Aku akan mengirim Engkau ke seorang guru yang akan memberimu pelajaran. Aku menginginkan seorang putra yang pandai. “ Lalu pergilah Putra Bangsawan itu ke sebuah kota lain dan tinggal selama satu tahun dengan guru tersebut. Setelah itu, kembalilah Putra Bangsawan itu ke istananya. Tanya Ayahandanya,“ Putraku, Engkau telah pergi selama satu tahun. Ayo, katakan apa yang telah Kau pelajari ?“ Jawab putranya,“ Baik Ayahanda, sekarang aku sudah bisa menggonggong seperti anjing, saya telah mengerti bahasa mereka. “ Apa…. ?? “ teriak Ayahandanya dengan marah, “Kamu tidak belajar sedikit pun ? Pergi dari sini, Kamu bukan Putraku lagi Aku tidak ingin melihat kamu lagi di istana ini “ Lalu Putra Bangsawan itu meninggalkan istana ayahnya dan pergi mengembara berhari hari bahkan berminggu minggu lamanya. Suatu ketika tibalah ia di sebuah puri. Waktu itu sudah malam dan ia ingin menginap di puri tersebut. Tuan pemilik puri pun mengijinkannya. “ Di bawah sana, di sebuah menara itu kamu boleh tidur. Tentu saja tempat itu sangat berbahaya. Tiga anjing liar tinggal di sana. Anjing anjing tersebut juga memakan manusia. Semua orang sangat takut dengan mereka.“ Tetapi, Pemuda Bangsawan itu tidak memiliki rasa takut sedikit pu....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 19 Oktober 2014

HARGA SEBUAH MUJIZAT

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - HARGA SEBUAH MUJIZATSally baru berumur 8 thn ketika dia mendengar ayah dan ibunya berbicara tentang kakaknya Georgi. Kakaknya sakit dan mereka telah melakukan semuanya untuk menyelamatkan nyawanya. Hanya pengobatan yang sangat mahal yang dapat menolongnya sekarang tapi itu tidak mungkin karena kesulitan keuangan keluarga tersebut. Sally mendengar ayahnya berkata, hanya mujizat yang dapat menyelamatkannya sekarang. Sally masuk kekamarnya dan mengambil celengan yang disimpannya, menjatuhkannya ke lantai dan menghitungnya dengan hati-hati. 3 kali dihitungnya hingga benar-benar yakin tidak salah hitung. Dia memasukkan uang koin tsb kedalam saku sweaternya dan menyelinap meninggalkan rumahnya untuk menuju ke sebuah toko obat. Dengan penuh kesabaran, ditunggunya si apoteker yang tengah sibuk berbicara dengan seorang pria. Si apoteker tidak melihatnya karena dia begitu kecil. Hal itu membuat Sally bosan dan dia menghentak-hentakan kakinya ke lantai untuk membuat kebisingan. Si apoteker melongokkan kepalanya tapi juga tidak melihat si Sally kecil. Akhirnya dia keluar dan menemui Sally. "Apa yang kau mau?" tanya si apoteker dengan keras. "Saya sedang berbicara dengan saudara saya." "Baik, saya ingin berbicara ttg kakak saya," Sally menjawab dengan nada yang sama "Dia sakit, dan saya ingin membeli suatu mujizat." "Maaf, apa yang kamu katakan ?," kata si apoteker. "Ayah saya berkata hanya mujizat yang dapat menyelamatkannya, nah sekarang berapa harga mujizat itu ?" "Kami tidak menjual mujizat disin....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Rabu, 15 Oktober 2014

KELEDAI TUA

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - KELEDAI TUASuatu hari keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. Hewan itu menangis dengan memilukan selama berjam-jam, sementara si petani memikirkan apa yang harus dilakukannya. Akhirnya, si petani memutuskan bahwa hewan itu sudah tua, jadi tidak berguna untuk menolong si keledai. Sementara sumur itu juga perlu ditimbun (ditutup) karena berbahaya. Ia mengajak tetangga-tetangganya untuk datang membantunya. Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur. Pada mulanya, ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia menangis penuh kengerian. Tetapi kemudian, semua orang takjub, karena si keledai menjadi diam. Setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan ke dalam sumur, si petani melihat ke dalam sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya. Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan. Ia mengguncang-guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke bawah, lalu menaiki tanah itu. Sementara tetangga-tetangga si petani terus menuangkan tanah kotor ke atas punggung hewan itu, si keledai terus juga menguncangkan badannya dan melangkah naik. Segera saja, semua orang terpesona ketika si keledai meloncati tepi sumur dan melarikan diri! Kehidupan terus saja menuangkan tanah dan kotoran kepadamu, segala macam tanah dan kotoran. Cara untuk keluar dari 'sumur' (kesedihan, masalah, dsb) adalah dengan menguncangkan segala tanah dan kotoran dari....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 14 Oktober 2014

Pesta Kedelapan Martir Kanada

Sekitar pertengahan abad ke-17, Amerika Utara, yang kini lazim disebut Kanada, menjadi salah satu wilayah misi imam-imam misionaris Serikat Yesus. Ketika itu penduduk asli Indian yang masih kafir dan liar bertebaran mendiami tepi beberapa danau besar yang ada di sana. Wilayah itu sangat luas dan menakutkan karena lebat sekali hutannya. Di situlah enam orang misionaris Yesuit didampingi dua rasul awam asal Prancis merintis karya pewartaan iman Kristen. Mereka itu ialah P. Jean de Brebeuf SJ, P. Gabriel Lalement SJ, P. Charles Garnier SJ, P. Anto nine Daniel SJ, P. Noel Chabanel SJ, P: Isak Joques SJ, Rene Goupil dan Jean de la Lande.

Kedelapan misionaris ini berkarya di antara orang-orang suku Huron yang mendiami wilayah sekitar danau Huron. Orang-orang Huron ini sering kejangkitan wabah pes, menderita kelaparan dan terus-menerus mendapat serangan dari orang-orang suku Irokes yang sangat ganas dan suka berperang. Mulanya orang-orang Huron berencana jahat terhadap Pater de Brebeuf. Ketika beliau mengunjungi rnereka, para dukun menghasut orang-orang Huron lainnya supaya membunuh Pater de Brebeuf. Maksud jahat mereka diketahui oleh Pater de Brebeuf. Maka beliau justru mengundang mereka untuk makan bersama. Ia tidak gentar, malah sebaliknya berterimakasih karena mereka segera ingin mengirimnya dengan cepat ke surga. Karena keberanian dan kebaikan hatinya, Pater de Brebeuf tidak jadi dibunuh. Ia sebaliknya dibantu dalam karyanya, antara lain membangun 'Benteng Santa Maria', gereja dan rumah sakit. Ia dianggap sebagai bapa dan guru mereka.

Orang-orang suku Irokes merasa irihati dan marah melihat kemajuan orang-orang suku Huron. Mereka mencari kesempatan baik untuk melenyapkan nyawa misionaris-misionaris itu. Kesempatan baik itu datang pada suatu hari di bulan Maret 1649. Pater de Brebeuf bersama Pater Gabriel Lalement ditangkap oleh orang-orang Irokes yang sedang berpatroli. Mereka dipukul sampai pingsan dan kuku-kuku jari mereka dicabut. Kedua imam ini tidak mengeluh, bahkan sebaliknya berdoa dan menguatkan hati orang-orang Huron yang ditangkap bersama mereka. Ketika salah seorang Irokes mendengar kata-kata doa kedua imam itu, ia mengambil air yang telah mendidih dan menuangkannya ke atas kepala Pater de Brebeuf sambil mengolok-oloknya: "Cepatlah ke surga! Sekarang kamu telah saya baptis baik-baik." Seorang Irokes lain mengambil obor dan membakar ketiak kedua imam itu. Karena Pater de Brebeuf terus-menerus menegur para penyiksa supaya ingat akan pengadilan ilahi, mereka malah semakin bengis dan beramai-ramai memotong lidahnya, mengiris daging dari tubuhnya, memanggang dan memakannya. Mereka berteriak-teriak: "Kami temanmu, karena itu kami menyiksamu supaya masuk surgamu!" Mereka mengambil lagi jantungnya untuk dimakan dan meminum darahnya supaya menjadi berani seperti imam itu.

Bulan Desember tahun 1649, kepala Pater Charles Garnier SJ dipecahkan dengan Tomahawk ketika ia sedang membantu orang Huron yang hampir mati. Demikian juga Pater Antonine Daniel SJ mati sebagai martir pada tahun 1648 oleh anak panah orang-orang suku Irokes. Sedangkan Pater Noel Chabanel SJ dibunuh di benteng pengungsian Santo Yosef oleh seorang suku Huron yang murtad.
Pater Isaiz Joques SJ bersama dua orang awam pembantunya, yaitu Rene Goupil dan Jean de la Lande dibunuh di tempat yang sekarang di kenal sebagai tempat ziarah Santa Maria di Auriesville, New York, Amerika Serikat. Mulanya Pater Isak didampingi oleh Rene Goupil, seorang bekas frater Yesuit, dan sekarang menjadi sukarelawan awam di tanah misi sebagai dokter. Rene Goupil dibunuh pada tahun 1642 karena memberkati anak-anak suku Huron dengan tanda salib. Ketika itu pun Pater Isak ditangkap. Kuku mereka dicabut dan darah yang mengucur dari jari mereka dihisap oleh penyiksa Indian itu. Anak-anak menusuk-nusukkan potongan kayu membara ke tubuh dua misionaris itu. Yang dibunuh pada waktu itu hanyalah Rene Goupil, sedangkan Pater Isak dipaksa menjadi budak mereka selama 13 bulan. Pater Isak kemudian berhasil meloloskan diri. Melalui New York, ia pulang ke Prancis. Setengah tahun kemudian, ia kembali ke Kanada bersama Jean de la Lande. Tapi nasib sial telah menanti mereka. Keduanya dibunuh oleh orang-orang Indian pada bulan September 1464 karena dianggap sebagai pembawa sial kegagalan panen tahun itu.

Pater Isak adalah imam Katolik pertama yang masuk Amsterdam Baru (kini New York). Dialah yang menemukan danau George dan dikenal sebagai orang pertama yang melayari seluruh sungai Hudson. Pada tahun 1939, negara bagian New York mendirikan sebuah patung besar di tepi danau George untuk menghormati Isak Joques.

Cermati Perkawinan Katolik, Para Hakim Gerejani Berkumpul untuk Diskusi

DI Kota Anging Mamiri Makassar tanggal 1-4 Oktober 2014 lalu baru saja berlangsung pertemuan tribunal perkawinan gerejawi. Dimulai pada hari peringatan St. Theresia dari Kanak-kanak Yesus dan ditutup pada hari peringatan St. Fransiskus dari Asisi. Sungguh merupakan pertemuan yang diberkati karena diapit oleh dua pesta orang-orang kudus yang sangat menonjol dalam Gereja katolik.

St. Theresia dari Liseaux hanya berusia 26 tahun di dunia ini, demikian pula St. Fransiskus Asisi hanya berumur 46 di dunia ini. Hidup mereka yang singkat di dunia ini telah meninggalkan warisan rohani dan iman yang tetap hidup dan berkembang terus di hati umat Gereja sampai sekarang. Itulah misteri seorang pribadi manusia.

Di mata Allah, setiap manusia sungguh-sungguh mulia dan besar. Misteri kehidupan orang-orang suci menyingkapkan misteri panggilan hidup manusia yang sejati. Mereka menjadi begitu mirip dengan Yesus, Putera Allah yang sudah sudi menjadi manusia sebagai saudara kita. Putera Allah sudah rela menjadi serupa dengan manusia, maka St. Theresia dan St. Fransiskus bisa menjadi begitu mirip dengan Yesus Sang Putera Allah.

Mengikuti sidang tribunal perkawinan dari 13 keuskupan di Indonesia bagian Tengah dan Timur, saya mendapatkan pelajaran berharga bahwa karena setiap orang itu bernilai dan berharga, maka perkawinan yang dilakukan oleh mereka itu juga luhur dan mulia. Perkawinan antara pria dan wanita sebagai pribadi manusia, kalau mengalami masalah, misalnya mempertanyakan keabsahan perkawinan itu dan mengajukan permohonan pembatalan nikah, maka permohonan itu diperiksa dengan teliti.


Kasus itu diselidiki dengan saksama dan dipertimbangkan dengan hati-hati dan dengan doa mohon bimbingan Roh Kudus, supaya benar-benar ada kepastian moral dan yuridis bagi keputusan yang akan diambil.

Dua kali dalam setahun

Sidang rutin dua kali setahun untuk tribunal tingkat ke II regio Indonesia Timur di ikuti oleh anggota tribunal dari keuskupan: Amboina, Atambua, Denpasar, Ende, Jayapura, Larantuka, Makassar, Manado, Maumere, Merauke, Ruten, Weetebula, dan Samarinda.

Dalam menangani permohonan-permohonan pembatalan nikah yang masuk, para hakim Gerejani itu belajar tentang sebab-sebab atau akar masalahnya. Ditemukan bahwa kebanyakan kasus yang masuk adalah perkawinan yang memang tidak lama berlangsung, umumnya usia perkawinan balita (bawah lima tahun).

Tahap perkawinan itu rupanya cukup rawan karena mereka masih dalam tahap penyesuian diri antara kedua pribadi yang berbeda dan juga kesulitan ekonomi, dan kesulitan-kesulitan lainnya biasanya dihadapi oleh keluarga baru. Para hakim Gereja menyadari bahwa tribunal perkawinan itu adalah jalan negatif (via negativa) yang sebaiknya dihindari dan tidak usah dianjurkan. Yang harus ditekankan sebagai jalan positif (via positiva) adalah persiapan perkawinan yang mantap dan kemudian pendampingan pastoral keluarga yang serius.


Tribunal Gereja bisa diumpamakan hanya sebagai tempat pembuangan sampah atau tempat penampungan limbah yang menerima akibat dari bagian hulu yang kurang dipersiapkan dengan baik. Persiapan perkawinan yang kurang baik dan pendampingan pastoral keluarga yang kurang memadahi bisa berujung pada pengajuan memohonan pembatalan nikah dalam Gereja.

Tetapi ironisnya, untuk bagian pembuangan sampah yang sebenarnya tidak perlu ini, ahli hukumnya begitu diperhatikan oleh para uskup dan mereka distudikan sampai S-2 dan S-3 di Roma dan di tempat-tempat lainnya. Namun untuk bagian Persiapan Perkawinan dan Pastoral Keluarga tidak dirasa perlu untuk menjediakan ahli-ahli sampai studi S-2 dan S-3 di Roma dan di tempat lainnya untuk menjadi doktor pemberi persiapan perkawinan dan doktor pendampingan keluaga.

Untuk kedua bidang pelayanan keluarga itu diserahkan saja kepada tim ala kadarnya yang terdiri dari imam atau awam yang rela, masih punya waktu, dan bisa memberikan materi secukupnya. Atau ilmu bidang persiapan perkawinan dan pastoral keluarga memang belum berkembang seperti ilmu pembatalan nikah menurut hukum kanonik? Ini adalah suatu ironi yang perlu disadari dan dicari solusinya bagi semua pihak yang berkepentingan. Semoga Sinode tentang keluarga yang sedang berlangsung di Roma juga melihat masalah ini.

Kesulitan persiapan perkawinan dan pendampingan keluarga bertambah karena pengaruh-pengaruh media komunikasi. Mobilitas manusia dan komunikasi dengan alat-alat yang canggih menyebabkan relasi calon pasangan nikah bahkan yang sudah menikah juga rawan gangguan dan godaan. Alat komunikasi yang seharusnya menjadi sarana ampuh untuk selalu mempererat relasi suami-isteri, justru bisa merusak rumah tangga mereka, bahkan merusah relasi pacaran mereka.

Menyiapkan perkawinan katolik
Mengingat pentingnya persiapan perkawinan yang baik dan benar bagi sahnya nikah katolik, para hakim gereja mengusulkan dibuat pedoman pastoral untuk membuat persiapan perkawinan jauh – dekat – langsung (remota – proxima – immediate). Persiapan jauh itu adalah pendidikan anak-anak sejak usia dini sampai masa sekolah dan kuliah untuk berperilaku moral yang baik dalam kehidupan sebagai seorang pribadi pria dan wanita.

Perisapan dekat dimulai ketika muda-muda sudah menemukan colon pasangan hidupnya dan mulai berpacaran dan bertungan. Kalau mereka dapat menjalankan masa pacaran dan pertunangan yang baik dan benar, sopan dan hormat, maka relasi cinta meraka akan lebih matang, kuat dan jujur. Masa pacaran sering diisi dengan tidak benar sehingga banyak perkawinan “terpaksa” harus dilakukan karena pihak wanita sudah mengandung. Nikah yang “terpaksa” adalah tidak sah menurut hukum kanonik.


Tidak perlu disebutkan kanonnya di sini. Sebab ada 12 halangan nikah yang bisa membatalkan perkawinan katolik kalau halangan itu ada dan tidak dihilangkan sebelum perkawinan diteguhkan.

Romo Dr. Moses Komela Avan Pr dari Keuskupan Agung Samarinda, yang hadir juga dalam pertemuan itu, sudah menguraikannya dalam bukunya tentang Pembatalan Perkawinan, terbitan Kanisius tahun 2014.

Untuk persiapan langsung atau preparatio immediata yang secara konkret berarti KPP (Kursus Persiapan Perkawinan) dan penyeledikan kanonik, para pastor peneguh nikah perlu benar-benar mendapatkan jaminan dari kedua calon mempelai tentang tidak adanya halangan satupun yang bisa membuat nikah tidak sah. Mereka harus mendapatkan penjelasan tentang semua jenis halangan nikah dan tidak ada satupun yang boleh disembunyikan dan dikecualikan.

Tidaklah cukup hanya dibacakan dalam pengumuman nikah di Gereja kelimat ini: “Barangsiapa mengetahui halangan-halangannya bagi sahnya nikah yang akan diteguhkan ini, mohon segera membaritahukan pastor paroki…”.


Pastor peneguh nikah sendiri harus berusaha mendapatkan kepastian bahwa tidak ada satupun halangan yang bisa menyebabkan nikah itu nantinya tidak sah. Dan itulah perlunya penyelidikan kanonik dan juga kKP yang dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Perhatian kepada keluarga katolik yang bermasalah dan mengajukan kasus perkawinannya kepada Gereja, menurut Pastor Jan van Paassen, MSC (misionaris Belanda yang sudah berusia 83 tahun) adalah bagaikan “domba yang ke-100”. Namun untuk domba yang ke-100 itulah Yesus meninggalkan yang 99 ekor, dan pergi mencari domba yang hilang itu. Setelah ditemukan, Yesus memanggulnya di atas pundak-Nya.

Kredit foto: Dok. Romo Albertus Sujoko MSC (Seminari Pineleng, Manado, Sulut)