Cari Blog Ini

Minggu, 20 Mei 2012

MEMBERI-Menjadikan Dunia Lebih Baik untuk Orang Lain & untuk Diri Sendiri

Pada tanggal 19 Maret 2011 yang lalu, kebetulan tidak ada kegiatan hari itu, saya memutuskan untuk ke toko buku Gramedia di jalan matraman Raya, 46-48 Jakarta. Di sini saya membeli beberapa buku. Ketika saya tengah menunggu di antrean kasir dengan beberapa buku belanjaan, tepat di depan saya ada seorang anak gadis kecil berjilbab yang tiba di meja kasir dengan tiga buku yang mau ia beli. Dari penampilannya, ia bukan anak dari seorang yang berada. Sambil memperhatikan pesan sms yang masuk, saya melirik ke kaki gadis kecil itu, ia memakai sandal jepit yang tampak kusam dan menipis. Saya bisa merasakan kegugupannya. Petugas kasir menghitung harga semua buku itu, dan ternyata uang gadis kecil itu tidak mencukupi untuk membeli ketiga buku itu. Gadis kecil itu buru-buru memutuskan untuk membatalkan satu buku. Pada penghitungan ke dua, kedua buku yang tersisa masih terlalu besar jumlahnya.

Pada titik ini, orang-orang di belakang saya bertanya-tanya apa yang menyebabkan tertahannya antrean. Bahkan, petugas kasir yang riang tampak mulai cemberut dan menjadi sedikit tak sabar. Yang terburuk, tampaknya gadis kecil itu akan berhenti mencoba membeli ketiga buku. Tanpa banyak kata, atas dorongan naluri, saya segera bertindak, merogoh ke dalam tas, mengambil dompet dan mengeluarkan uang kertas 20 ribu rupiah. “Cukupkah ini baginya untuk mendapatkan kedua buku itu?”, tanya saya dalam hati. Ternyata 20 puluh ribu rupiah cukup untuk menutupi kekurangannya, bahkan masih ada sisanya. Gadis kecil itu menatap sekilas ke saya, dengan malu-malu dan bergumam: “Terima kasih ya Om”…(hehehehe, saya dipanggil om.com), Saya pun menganggukan kepala, sambil menyentuh bahunya sejenak dan kemudian membiarkan dia berlalu di depan saya. Tiba-tiba seorang wanita cantik berkacamata di belakang saya menepuk bahu saya dan berkata: “Anda mengembalikan keyakinan saya akan sifat alami manusia”. Sadar dan tahu juga wanita cantik ini tentang apa yang saya lakukan… hehhehehe..

Saudara-saudariku, apa yang saya ceritakan di atas, bukan mau menunjukkan bahwa saya orang yang baik hati. Sebenarnya saya malu dengan semua kesempatan saat saya seharusnya memberi, tetapi kesempatan itu tidak saya lihat dan saya gunakan untuk memberi. Saya tidak memberikan uang kepada gadis kecil itu agar saya dikenal. Saya melakukanya hanya semata untuk membantu gadis kecil yang saya rasa akan mendapatkan manfaat bila memiliki dan membaca buku-buku itu, dan tentu saja dia merasa gembira karena telah memiliki buku yang mungkin ia inginkan selama ini.

Kejadian ini mengingatkan saya bahwa kita tidak bisa memberikan kepada orang lain, tanpa mendapat pengaruh positif untuk diri sendiri. Saya percaya bahwa sebagai pribadi yang dicintai Allah, apa yang telah diberikan Tuhan kepada saya adalah juga untuk dibagikan kepada yang lain. Dan bila kita memiliki pola pikir yang melimpah, maka kita tidak perlu kuatir akan kehabisan. Semakin banyak kita memberi, semakin banyak yang kita terima untuk diberikan kembali. Dalam hal ini rahasia dari memberi adalah: “saat Anda menjadikan dunia lebih baik untuk orang lain, Anda membuat dunia lebih baik untuk diri Anda sendiri.”

Salam dan GBU

YusTL pr

Tidak ada komentar:

Posting Komentar