Senin, 22 Juli 2013

Kristus hadir di tengah umat yang sedang Berdoa

Keluarga bapak dan ibu Budi ini rajin berdoa bersama setiap harinya dalam keluarga. Meski anak-anaknya mulai besar, yang sulung sudah kuliah, yang kedua sudah SMA dan yang bungsu masuk SMP, bapak dan ibu Budi selalu mengajak mereka berdoa bersama. “Ah, Rini harus belajar Bu, besok ujian” begitu kata Rini, anaknya yang kedua. Tetapi ibunya menjawab: “Berdoa bersama kan cuma 10 menit kan. Tidak lama itu, tetapi kita akan diberi damai oleh Tuhan. Dan kalau damai hati kita, belajar atau mau tidur juga sudah tenang”. Begitu kata ibunya dengan bijaksana. Bapak Budi cuma tersenyum sabar, sambil menunggu anggota keluarganya berkumpul pada jam 19.30 itu. Entah sadar atau tidak, keluarga bapak dan ibu Budi mengamalkan ajaran Gereja untuk rajin dan tekun berdoa. Dan ketika berdoa tersebut, Tuhan sendiri hadir di tengah mereka. Itulah ajaran Konstitusi Liturgi artikel 7: “Kristus hadir, sementara Gereja memohon dan bermazmur, karena Ia sendiri berjanji: Bila dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situlah Aku berada di antara mereka (Mat 18:20)”. Konstitusi Liturgi menunjuk  bahwa Tuhan hadir saat Gereja memohon dan bermazmur. Hal ini dapat menunjuk Ibadat Harian atau Brevir yang biasa didoakan para imam, biarawan dan biarawati itu. Tetapi teks tersebut juga dapat menunjuk kehadiran Tuhan di setiap ada umat yang sedang berdoa, entah berdoa apa pun. Sebab Tuhan Yesus sendiri berjanji akan hal itu.
Ada banyak keluarga kristiani yang masih rajin berdoa bersama. Tetapi juga bila umat di lingkungan, wilayah, stasi ataupun dalam kelompok manapun sedang berdoa dalam nama Yesus, sungguh Tuhan Yesus hadir di situ!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini