Cari Blog Ini

Kamis, 07 Februari 2013

Kursus Persiapan Perkawinan

KPP adalah singkatan dari Kursus Persiapan Perkawinan.
Tujuan Kursus Persiapan Perkawinan.
• KPP memberi kepada muda-mudi bekal dalam hidup keluarga katolik.
• KPP menambah wawasan dan pengetahuan muda-mudi mengenai perkawinan dan hidup berkeluarga dari sudut pandang teologi, psikologi, moral, seksualitas, kesehatan, ekonomi, gender, dll.
• KPP memberi pegangan bagi muda-mudi untuk mengambil tindakan dan mengatur hidupnya sendiri menurut azas moral kristiani.

Apa Kegunaan Kursus Persiapan Perkawinan di Masyarakat?
• Dalam kehidupan sehari-hari, untuk banyak urusan menyangkut hidup, masyarakat memerlukan kursus. Hidup berkeluarga adalah persoalan penting dan mendasar dan karena itu masyarakat memerlukan bantuan berupa kursus persiapan itu.
• Kursus Persiapan Perkawinan memberikan harapan tercapainya keluarga yang baik, bagi Gereja  dan masyarakat.

Alasan Sosial: Kursus Persiapan Perkawinan itu perlu karena kenyataan menunjukkan bahwa:
• Beberapa keluarga mengalami kesulitan yang disebabkan kurangnya persiapan dalam perkawinan.
• Banyak calon pengantin tergesa-gesa menikah tanpa bimbingan yang memadai.
• Perkawinan bukan hanya urusan perorangan melainkan urusan masyarakat (sosial) dan Gereja

Alasan Pastoral: Kursus Persiapan Perkawinan itu perlu karena:
• Keluarga yang baik perlu dipersiapkan lama, sebab keluarga yang baik menjadi faktor utama keselamatan/kesejahteraan pribadi, masyarakat dan Gereja.
• Pengertian mengenai martabat perkawinan dan hidup berkeluarga harus jelas bagi muda-mudi, 
terlebih di era globalisasi yang diwarnai oleh media masa (TV, radio, majalah, internet, dsb) yang kuat pengaruhnya


Kursus Persiapan Perkawinan itu PENTING, karena:
• Keluarga perlu dipersiapkan
• Pengertian mengenai martabat perkawinan (keluarga) harus jelas bagi muda-mudi, mengingat makin maraknya pengaruh-pengaruh negatif di masyarakat yang mengaburkan pandangan mengenai martabat perkawinan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar