Kamis, 05 Desember 2013

Arti dari Salib Terbalik

Apa yang anda pikirkan saat melihat lambang salib terbalik?

Dalam era modern, salib terbalik kerap digunakan sebagai lambang Satanist (pengikut Gereja Setan), simbol pemberontakan, atau setidaknya untuk mengejek Kekristenan, yang umumnya berlambang salib tegak. Dulu juga pernah beredar foto Beato Paus Yohanes Paulus II yang sedang duduk di kursi dengan lambang salib terbalik. 

Mereka yang tidak mengerti kemudian menganggapnya sebagai bukti bahwa Sri Paus adalah Antikristus dan Gereja Katolik sebagai buah karya Setan. Ini membuat banyak orang Katolik kemudian bimbang.

Namun ternyata, salib terbalik memiliki makna yang sangat indah dan sangat Katolik, tanpa ada sedikitpun makna jahat di dalamnya!

Dalam tradisi Katolik, salib terbalik disebut juga Salib Santo Petrus. Ini karena, saat hendak dimartir di atas kayu salib, Santo Petrus Rasul menolak untuk disalibkan tegak, sebab ia merasa tidak pantas disamakan dengan Tuhannya. Petrus meminta untuk disalibkan terbalik sebagai bentuk kerendahhatian dan penghormatan kepada Kristus.

Selain itu, kita juga ingat bahwa Santo Petrus merupakan Paus pertama Gereja Allah. Maka tidaklah aneh jika beberapa kursi kepausan memiliki ukiran salib terbalik. Ukiran ini tidak lain dan tidak bukan hanya mau menandakan bahwa kursi tersebut adalah kursi Paus.

Tentunya, lambang salib terbalik sudah jarang kita temukan saat ini, sebab maknanya sudah banyak bergeser. Akan tetapi, harapannya adalah, bila anda berkesempatan mengunjungi gereja-gereja tua di mana di dalamnya terdapat lambang salib terbalik, anda tidak perlu lagi merasa bimbang, takut diejek non-Katolik, atau goyah imannya.

Sebab, MAKNA ASLI dari salib terbalik adalah SIKAP RENDAH HATI dan PENGHORMATAN terhadap Kristus yang tersalib.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini